Cara Mengirim Lamaran Kerja Melalui Email

8 Cara Mengirim Lamaran Kerja Melalui Email dengan Benar

Cara Mengirim Lamaran Kerja Melalui Email – Email atau yang biasa dikenal dengan surat elektronik (e-mail) merupakan salah satu media komunikasi yang sudah ada sejak lama. Munculnya email pada zaman dahulu memiliki tujuan sebagai media komunikasi yang menawarkan kemudahan.

Biasanya email digunakan oleh mereka untuk keperluan formal seperti kepentingan bisnis dan kantor. Meskipun perkembangan media sosial saat ini semakin meningkat, dapat menggeser sejumlah pengguna email, kebanyakan orang atau instansi masih menggunakan email karena kebutuhan. Ini karena ada banyak pendapat bagi mereka yang memilih email untuk kepentingan mereka.

Fitur pengarsipan dalam email pada umumnya sering digunakan sebagai bukti adanya insiden antar karyawan, sehingga akuntabilitas dalam email tidak dapat diragukan lagi. Kebanyakan orang masih menggunakan email sebagai media komunikasi untuk bertukar file dan dokumen seperti foto, video, dokumen Microsoft Word dan dokumen atau file sejenis. Dengan email, Anda juga tidak perlu khawatir akan terganggu oleh notifikasi spam saat pesan masuk meskipun berada di zona waktu yang berbeda.

Dalam kaitan ini, keberadaan e-mail masih menjadi urgensi bagi setiap kelompok dan institusi. Terutama bagi perusahaan yang menekankan penggunaan email sebagai bisnis atau pekerjaan lain pada umumnya.

Mengingat pentingnya menggunakan email saat ini, banyak perusahaan lebih menekankan pelamar kerja mereka menggunakan email untuk mengirim permintaan pekerjaan. Selain itu, banyak perusahaan saat ini sangat mementingkan pelamar yang mengirimkan surat lamaran kerja mereka secara digital daripada dalam bentuk fisik.

Cara Mengirim Lamaran Kerja Melalui Email

Di sini Anda akan menemukan tips untuk mengirim lamaran kerja melalui email.

1. Pastikan Alamat Email Sesuai Dengan Nama Anda

Tidak apa-apa untuk memiliki alamat email yang tampaknya agak berlebihan atau informal untuk disebutkan, seperti alamat email yang sering kita temukan pada anak muda. Namun, jika Anda ingin melamar pekerjaan dan perusahaan mengharuskan Anda mengirim email lamaran Anda, hindari menggunakan email dengan nama yang sulit dibaca.

2. Pastikan File Lamaran Kerja Anda Tidak Lebih Besar dari 1 MB

Jika file lamaran kerja yang Anda lampirkan lebih besar dari 1MB, Anda perlu menguranginya menjadi kurang dari 1MB. Mengapa demikian? Menggunakan file lamaran kerja kurang dari 1MB akan memudahkan HRD atau perekrut untuk mendownload file lamaran kerja Anda. Hal ini tentu saja menghindari HRD atau perekrut membuang-buang waktu.

3. Hindari Mengirim File Lamaran Kerja dalam Format Zip/Rar

Pastikan file lamaran kerja yang Anda siapkan tidak dalam format ZIP atau RAR. Bentuk ZIP dan RAR adalah bentuk kompresi file yang memungkinkan beberapa file digabungkan menjadi satu file yang lebih kecil. Tentu saja dengan deskripsi file, ukuran file semakin berkurang, tetapi menjadi sulit bagi HRD atau perekrut untuk mengubah file lamaran kerja Anda.

4. Gunakan Bahasa Resmi

Tips yang paling penting adalah menggunakan bahasa resmi atau formal baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Tentu saja, Anda harus menghindari penggunaan bahasa yang kasar atau tidak resmi, seperti B. bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari dengan teman sebaya yang menggunakan sapaan.

Tentunya saat menggunakan bahasa ini, Anda juga harus memperhatikan ejaan setiap kata yang Anda tulis. Perhatikan tanda baca dan penggunaan huruf kapital, misalnya menggunakan huruf kapital pada nama perusahaan, nama Anda dan nama departemen SDM atau perekrut yang Anda maksud.

5. Tulis Subjek dengan Jelas

Subjek adalah bagian dari email yang sangat mudah dikenali karena lokasi subjek dianggap sebagai header email. Tentu saja ketika seseorang membuka email, bagian pertama yang akan dibaca adalah header email tersebut, salah satunya adalah subjectnya.

Sebagai aturan, perusahaan telah memberikan instruksi dalam bentuk peraturan tertulis tentang hal itu. Ini biasanya dilakukan untuk menghindari kerumitan subjek karena Anda perlu menjaga subjek tetap pendek dan jelas saat menulis.

6. Gunakan Salam, Pembuka, Isi, dan Penutup

Selain subjek, bagian terpenting dari email juga dapat ditemukan di badan email. Hal ini tentunya menjadi sesuatu yang wajib bagi anda yang ingin melampirkan lamaran anda. Anda dapat menulisnya seolah-olah Anda sedang menulis surat edaran resmi, yang juga mencakup bagian pendahuluan, pembukaan, isi, dan penutup.

7. Kejelasan Dokumen Lamaran Kerja

Sebelum Anda melampirkan dokumen lamaran, tentunya Anda harus mempersiapkan dokumen Anda dengan matang agar tidak terjadi kesalahan yang fatal. Hal ini juga harus dilakukan agar HRD atau perekrut tidak bingung saat melihat dokumen lamaran Anda.

Coba gabungkan file lamaran kerja menjadi satu salinan. Biasanya, perusahaan kurang mementingkan pengiriman dokumen seperti ijazah, fotokopi KTP, foto paspor dan sejenisnya. Biasanya dokumen yang dibutuhkan oleh perusahaan adalah CV dan surat lamaran. Namun, beberapa lowongan pekerjaan mengharuskan pelamar untuk menyerahkan portofolio.

8. Pertimbangkan Waktu Pengiriman

Jika semua dokumen lamaran kerja Anda sudah siap untuk dikirim, Anda harus memperhatikan satu hal saat mengirim lamaran kerja melalui email, yaitu waktu pengiriman dokumen lamaran kerja Anda. Anda harus mewaspadai jam kerja perusahaan dan tidak bisa begitu saja mengirimkannya di luar jam kerja.

Demikian tips cara mengirim lamaran kerja melalui email yang bisa diikuti, semoga bermanfaat untuk Anda yang sedang mencari lamaran pekerjaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.